Akhirnya bisa update juga. :)
There's a lot of experiences yang pengen aku share di blog ini, tapi bingung mulai dari mana. Setelah selama 10 hari stay di Malang ngikutin Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, ada beberapa pengalaman yang bakal aku lakonin selama 4 tahun ke depan. 4 tahun waktu yang lama gak sih? Emang sih klo dipikirin sambil duduk di depan monitor gini kerasa lama banget. 4 tahun hidupku bakal dihabisin untuk mengabdi sama yang namanya Ilmu Pemerintahan. Sebenernya penting gak penting, yang namanya ilmu suatu saat bakal berguna. Mom pernah bilang "Yang penting kamu sungguh-sungguh.", ya aku pasti sungguh-sungguh.
Kamis, 11 Agustus. Nyampek kos kosan, di kos kosan jangan berharap apa yang bisa dinikmatin di rumah bisa di dapetin. Kecuali kalo ngekos di kosan yang elit. Satu hal yang penting untuk diketahui, watak Ibu Kos berpengaruh sama servis selama ngekos. Jadi, kalo dapet yang ramah tamah tidak pelit dan tidak sombong buruan sujud syukur deh! Kebetulan aku dapet kos kosan yang penjaga kosnya ada dua orang, mereka Ibu dan anak. Yang Ibu itu sudah cukup berumur dan para cowok2 yang ngekos mikir-mikir sampe ubanan dulu untuk ngintipin Ibu itu waktu mandi, kita manggilnya Emak. Nah, kalo anaknya sudah berkeluarga tapi kebetulan juga bertempat tinggal disitu, kita manggilnya Mbak Marni. Si Emak klo masalah duit gak pernah bisa kompromi beda sama Mbak Marni yang bisa diajak rapat dulu kalo keuangan lagi seret. Pernah tuh salah satu anggota kos kosan cowok yang aku tempatin belum ngelunasin duit ngekos buat satu semester ( 6 Bulan ), si Emak komat kamit minta duitnya segera dilunasin gak peduli lagi puasa masih aja komat kamit. Beda sama Mbak Marni yang nanyain alasan kenapa belum bisa lunasin, kenapa kog pucet, kenapa kog cebol, kog poni. Jadi, kayak yang udah aku bilang tadi "Kenali watak Ibu kosmu!".
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Senin, 15 Agustus. Akhirnya hari OSPEK tiba, para Maba Universitas Brawijaya ngumpul semua di lapangan gedung rektorat UB. "Welcome to UB, join UB be the best.", spanduk gede dengan background warna biru nyambut para Maba. Kita para Maba juga disambut sama Marching Band UB yang katanya udah malang melintang di kompetisi-kompetisi di tanah air. Apa yang ada di bayanganku sebelumnya OSPEK hari pertama ini gak ada sentakan-sentakan dan hukuman-hukuman dari Kakak-kakak senior. Perasaan lega itu langsung ilang gara-gara temen sebelah yang baru aku kenal beberapa menit ngomong, "Ini baru OSPEK Universitas, bukan OSPEK Fakultas.". Demi dada Melinda Dee dan Nazarudin yang terbang ke Kolombia, aku gagal menikmati hari itu dan terus mikirin tugas ospek apa yang bakal muncul.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Rabu, 17 Agustus. Seharusnya hari ini hari libur nasional, tapi para Maba FISIP (Fakultas yang aku tempatin.) dipaksa bangun pagi-pagi untuk ngikutin PK2 Maba (OSPEK Fakultas). Meen, pagi-pagi buta baris make atribut yang unyu-unyu warna orange. Dan aku masih gak percaya apa yang telah aku perbuat sama rambutku. 3,2,1 style tapi aku lebih suka nyebutnya deodorant style! Bete banget hari ini tapi tetep stay cool aja lah. Sentakan-sentakan geledek udah muncul dari mulut para senior, yah mending dengerin musik rock daripada dengerin mereka. Hari ini berlalu sangat lambat, dan berakhir dengan tugas-tugas yang masuk akal di dunia perkuliahan yang bakal aku hadapin.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Kamis, 18 Agustus. Gak beda jauh sama kemaren. Ciao.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Jumat, 19 Agustus. Hari yang melelahkan~ Aih,tugas tugas tugas fokus sama tugas! aaaaarrgh!!
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Sabtu, 20 Agustus. This is the last day of PK2 Maba Mamen!! Akhirnya hari ini berlalu dengan sangat mengharukan, kind of drama story, folks. Yang awalnya sumpek liat kakak-kakak senior bentak bentak sekarang malah kangen, aneh khan. Adegan paling seru hari ini, penampakan jagoan-jagoan Mahasiswa Baru FISIP yang protes di situs-situs jejaring sosial tentang PK2 Maba hari kemaren-kemaren. Pastinya kakak-kakak senior yang suka bentak bentak semakin menggonggong. Yah, hebat-hebat aku juga salut sama keberanian teman-teman seangkatan yang berani banget menyuarakan protesnya di jejaring sosial. Tapi sudahlah lagipula acara ini udah berakhir, dan aku balik ke rumah Sidoarjo dengan selamat. :)
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Thx for Blogwalking. :)